softwarefull version free download,tip dan trik seputar komputer,propeller,7413b7d2ff24f3a5dc6f3f4c856427ac
Ada beberapa pertanyaan yang ditujukan ke saya yang jawabannya mudah jika sang penanya bisa membaca source code. Sayangnya skill membaca source code ini sering kali tidak dimiliki, padahal sangat diperlukan oleh programmer dan juga para reverse engineer. Saat ini mungkin sekitar 90% pertanyaan programming bisa dicari jawabannya dengan Google, dan biasanya jawabannya akan ditemukan di situs stack overflow, di blog seseorang, dan kadang di beberapa situs yang memang membahas topik khusus yang dicari. Tentunya jawaban-jawaban tersebut bisa ditemukan kalau Anda bisa berbahasa Inggris. Minimal tahu beberapa kata kunci untuk mencari, dan sisanya adalah kemampuan membaca teks berbahasa Inggris. Segala macam pertanyaan sederhana sudah ada yang menanyakan, misalnya “how to split string in ”. Sering kali jawabannya disertai source code fungsinya, misalnya untuk pertanyaan cara split string di C yang tidak ada di library standar. Selain berbagai jawaban di stack overflow, dan artikel di berbagai situs, ada juga berbagai buku dan dokumen yang bisa dibaca untuk mencari jawaban. Tapi ada satu sumber yang paling akurat untuk pertanyaan programming source code. Kadang informasi dari dokumentasi bisa salah atau belum diupdate, tapi informasi dari source code tidak akan salah. Saat ini sebagian besar software yang dipakai sudah open source. Berbagai sistem operasi sourcenya terbuka Linux, FreeBSD, OS X, dan masih banyak lagi, compiler dan interpreter gcc, llvm, go, php, python, dsb, editor text biasa emacs, notepad++, vi, dsb atau bahkan IDE IntelliJ, Eclipse, Visual Studio Code, dsb. Berbagai game, editor audio, konverter video, dsb semuanya ada versi open sourcenya. Berbagai library sudah ada untuk melakukan hampir apa saja, dari mulai decoding format file sampai mengenali wajah dan suara. Tidak semua software memiliki dokumentasi yang lengkap. Contohnya meskipun jutaan orang memakai OS X, dan kernel OS X ini open source, sedikit sekali dokumentasi dan buku mengenai internal kernel OS X. Jika untuk software yang sangat populer saja dokumentasinya tidak banyak, tentunya masih ada ratusan ribu software lain yang dokumentasinya lebih sedikit lagi. Dokumentasi sebuah fungsi di sebuah bahasa juga sering kali tidak menyebut detail implementasi, yang kadang penting dari sisi security, misalnya dokumentasi mt_rand dan mt_srand di PHP tidak menyebutkan bagaimana proses seeding dilakukan jika tidak dinyatakan secara eksplisit. Tentunya ini bisa ditanyakan ke stack overflow, dan dalam kasus ini ada yang menjawab untuk versi PHP yang spesifik dan dia mendapatkan jawabannya dari source code. Dari sisi security, kita bisa menemukan kelemahan dari membaca source code. Dalam kasus mt_rand, sudah pernah ada dua bug ditemukan tahun 2008 dan 2011. Bug di software yang menggunakan PHP sehubungan dengan penggunaan mt_rand juga masih sering ditemukan misalnya salah satu yang relatif baru di Oktober 2017. Membaca source code tanpa alasan yang kuat memang jarang dilakukan orang. Tapi ketika terpaksa, sebaiknya kita mampu membaca kode orang lain. Sering kali kita tidak perlu membaca dalam, biasanya hanya sekedar permukaan saja atau langsung spesifik ke bagian tertentu, tergantung kebutuhan. Membaca source code besar tidak bisa seperti membaca novel dari halaman pertama ke terakhir. Membaca source code besar harus memakai berbagai pendekatan. Pendekatan pertama adalah skimming, sekedar melihat berbagai file yang ada, lalu membuka file tersebut. Cek apakah ada komentarnya. Hal paling penting adalah mengetahui apakah file tersebut dipakai atau tidak. Sebagian file ternyata tidak dipakai, sebagian ternyata hanya dikompilasi jika fitur tertentu diaktifkan sedangkan defaultnya fitur tersebut tidak aktif. Hal penting lain yang bisa didapat dari sekedar skimming adalah library apa yang dipakai oleh program ini atau program eksternal apa yang dipanggil oleh program ini? Kadang ternyata source code yang kita temukan tidak sesuai harapan karena ternyata hanya membungkus library atau command line lain. Pendekatan berikutnya adalah menjalankan program tersebut. Ini bisa langsung dilakukan jika program tidak perlu dicompile dan tidak butuh server tertentu contoh sebagian program butuh server database. Jika program perlu dicompile, langkah ini juga memberikan banyak informasi. Kita jadi tahu file apa saja yang ternyata dicompile, jadi tahu library apa yang dilink, dsb. Jika sudah bisa menjalankan program, akan lebih baik lagi jika bisa mendebug program. Beberapa program memang sangat sulit didebug, contohnya kernel Linux di Android butuh setup yang tidak mudah, plus perlu belajar memakai GDB. Tapi jika debugger bisa dipakai, maka ini akan memudahkan pemahaman program. Jika debugger tidak bisa dipakai, maka cara lain adalah menggunakan “print” debugging. Sebagai catatan berbagai langkah bisa dilakukan bersamaan. Mengkompilasi source code kadang butuh waktu lama berjam-jam atau mendownload requirement berbagai library yang dibutuhkan butuh waktu berjam-jam. Sementara kompilasi dilakkan, kode bisa dibaca. Kalau kodenya terlalu besar untuk didownload contoh ukuran source code Qt ukurannya ratusan megabyte bisa source code versi online yang dibaca misalnya di github. Sebuah IDE akan sangat membantu untuk membaca program mencari tahu di mana sebuah fungsi didefinisikan, dari mana saja fungsi dipanggil bisa dialakukan dengan mudah. Untuk memahami program sangat besar misalnya kernel Linux biasanya sebuah IDE kurang bisa dipakai terlalu lambat. Sebagai alternatif, program cross reference misalnya LXR bisa dipakai. Jika program memiliki unit test, maka test ini juga bisa menjadi cara untuk memahami fungsi tertentu. Unit test hanya memanggil satu modul program saja untuk menguji kebenarannya, jadi kita bisa mengerti satu bagian kecil program tersebut. Perhatikan juga bahwa kadang aplikasi yang populer sudah sangat kompleks karena memiliki banyak optimasi. Contohnya jika hanya ingin memahami membuat web server, maka bisa diawali dengan membaca source code sederhana, lalu kemudian bisa diteruskan dengan membaca yang lebih rumit. Jika Anda belum paham dasar web server, dan langsung membaca source code Apache, maka kemungkinan besar Anda akan bingung. Beberapa hal butuh dasar teori yang baik, contohnya memahami source code library kompresi butuh dasar teori mengenai kompresi. Memahami implementasi encoder/decoder MP3 juga akan mustahil jika tidak punya dasar teori mengenai pendengaran manusia dan banyak konsep matematika. Hal yang paling penting ketika membaca source code adalah motivasi. Tanpa motivasi tertentu, membaca source code memang sangat membosankan. Motivasi membaca source code ini bisa banyak, dan tergantung masing-masing orang. Beberapa contoh hal yang pernah memotivasi saya Ada konfigurasi yang tidak jalan, dan saya tidak mengerti kenapa, sedangkan dokumentasinya kurang jelasSaya ingin memahami bug tertentu misalnya iniSaya perlu tahu implementasi algoritma tertentuSaya perlu mencari bug untuk tujuan pentesting. Misalnya ada software lama tapi tidak menemukan eksploitnya di web Semoga semua tips di atas bisa membantu Anda mencoba membaca source code orang lain.
SourceCode Keylogger Menggunakan C++ 8:27 PM | Label: CODING , HACKING , TIPS AND TRICKS | No comment yet Sebelumnya saya telah membahas fungsi dan tools analisa malware, sekarang saya akan berbagi source keylogger saya untuk sekedar pembelajaran kita dan pemahaman kita tentang cara kerja sebuah malware yang termasuk kategori keylogger supaya
Tutorial Belajar C Part 6 Cara Mencompile dan Membuat File exe Bahasa Pemrograman C 10 Apr 17 Tutorial C Dalam tutorial sebelumnya, kita telah mempelajari cara menulis kode program dalam bahasa pemrograman C. Kali ini akan disambung dengan membahas cara men-compile dan membuat file exe dari kode program tersebut. Cara Men-compile Kode Program Bahasa C Sebagaimana yang telah kita bahas di Pengertian Compiler, Linker dan IDE. Compile adalah proses untuk mengubah kode program yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman menjadi object code. Object code ini kemudian diproses oleh linker untuk menjadi file exe file executable atau “program” sebagaimana yang biasa kita kenal. Dalam kebanyakan aplikasi compiler termasuk yang digunakan oleh CodeBlocks, proses men-compile ini sudah langsung digabung dengan linker. Yang artinya ketika di compile, kode program bahasa C akan langsung menghasilkan file exe. Mari kita praktek membuat file exe ini. Silahkan anda buka kembali file yang sudah kita buat sebelumnya. Sekedar penyegaran, berikut isi kode program tersebut include int mainvoid { printf"Hello, World!\n"; return 0; } Untuk memulai proses compile, pilih menu Build -> Compile current File atau bisa juga dengan menekan tombol CTRL + SHIFT + F9. Jika kode program yang ditulis tidak ada yang salah, akan tampil beberapa tulisan di bagian bawah aplikasi CodeBlocks === Build file "no target" in "no project" compiler unknown === === Build finished 0 errors, 0 warnings 0 minutes, 1 seconds === Artinya kode program kita tidak memiliki error maupun warning. Proses compile berlangsung dalam 1 detik. Melihat Object File dan File exe Bahasa C Setelah proses compile kode program bahasa C berhasil, silahkan buka folder belajar_c, yakni folder dimana file kode program disimpan. Sebelumnya hanya terdapat 1 file, yakni sekarang anda akan menemukan 2 file tambahan dan File merupakan object file hasil proses compile. Object file ini digunakan secara internal oleh compiler bahasa C dalam praktek kali ini kita menggunakan compiler CodeBlocks. File ini tidak perlu di utak-atik. File adalah file akhir hasil linker, dimana object file diproses lebih lanjut untuk menjadi program akhir. Mari kita test jalankan file ini, silahkan double klik file Sudah? Jendela tampilan akan berkedip sebentar kemudian tertutup kembali. Apa yang terjadi? Hal tersebut merupakan fitur normal dari sebuah aplikasi console. Yakni sebutan dari program yang kita buat menggunakan CodeBlocks. Kode program console harus diakses dari jendela console. Jika menggunakan Windows, jendela console yang dimaksud adalah aplikasi CMD command prompt. Silahkan jalankan aplikasi CMD. Aplikasi ini bisa dicari di menu Home Windows, atau klik search, kemudian ketik Ketik alamat file tempat dimana file berada. Dalam contoh yang saya gunakan, file tersebut berada di D\belajar_c\ Akan terlihat tampilan teks “Hello, World!”. Selamat! Inilah hasil dari kode program bahasa C yang sudah kita buat. Menggunakan Menu Build and Run CodeBlocks Melihat hasil kode program langsung dari CMD memang sedikit panjang. Untungnya terdapat cara yang lebih singkat, yakni menggunakan menu Build and Run bawaan dari CodeBlocks. Menu ini adalah gabungan dari proses build dan run. Build adalah proses untuk men-compile file bahasa C dan Run untuk menjalankannya. Caranya, klik menu Build -> Build and run, atau cukup dengan menekan tombol F9 di keyboard. Proses compile akan berlangsung beberapa saat. Setelah itu akan tampil sebuah jendela console yang menampilkan hasil kode program “Hello, World!”. Untuk keluar dari jendela console ini cukup tekan tombol apa saja press any key. Dan tampilan akan kembali ke editor CodeBlocks. Menu build and run ini juga tersedia sebagai shortcut yang lebih praktis Selain menjalankan build and run sekaligus, anda juga bisa menjalankan build saja, atau run saja. Proses Build pada dasarnya tidak berbeda dengan compile, yakni untuk menggenerate file .exe, sedangkan proses Run digunakan untuk menjalankan kode program menggunakan console CodeBlocks. Dalam tutorial ini kita telah membahas cara menjalankan hasil kode program yang ditulis dalam bahasa C. Karena berupa program console, hasilnya hanya bisa dilihat menggunakan cmd atau menggunakan menu run dari aplikasi CodeBlocks. Berikutnya kita akan lanjut ke Struktur Dasar Kode Program Bahasa Pemrograman C.
Inilahcara menampilkan kode sumber web lengkap untuk browser chrome, firefox, opera mini android tanpa aplikasi. Kode sumber atau source code pada sebuah halaman website merupakan kode html yang diterjemahkan oleh browser menjadi tampilan web seperti yang kita lihat. Bagi blogger atau web developer melihat source code bukanlah hal aneh karena cukup penting untuk mengetahui apakah pemakaian kode s
Unduh PDF Unduh PDF Berkas dengan ekstensi .exe adalah berkas executable, atau berkas yang dapat dieksekusi. Jenis berkas ini umum ditemukan di komputer berbasis Windows, karena berkas ini digunakan untuk menjalankan atau memasang aplikasi. Berkas .exe juga berguna untuk mengemas dan mendistribusikan skrip atau makro kecil, karena pengguna dapat mengumpulkan hasil karya mereka dalam satu berkas terkompresi. Mempelajadi cara membuka berkas EXE cukup mudah, dan akan membantu Anda memasang dan menjalankan program favorit Anda. 1 Klik ganda pada berkas EXE untuk membuka berkas. Berkas EXE adalah berkas yang dapat dieksekusi oleh komputer Windows, dan dirancang untuk dijalankan sebagai program. Mengeklik ganda berkas EXE akan memulai berkas tersebut. Jika Anda mengunduh berkas EXE dari internet, Anda akan dimintai konfirmasi sebelum menjalankannya. Berhati-hatilah saat menjalankan berkas EXE dari sumber yang tidak jelas, karena Anda akan rentan terkena virus. Jangan pernah buka berkas EXE dari lampiran surel, meskipun Anda mengenal si pengirim. Berkas EXE tidak akan berjalan dengan benar jika berkas dirancang untuk Windows versi lama. Anda bisa menyesuaikan pengaturan kompatibilitas dengan mengeklik kanan berkas, memilih Properties, lalu mengeklik tab Compatibility. Pilih versi Windows yang sesuai untuk program, namun tidak ada jaminan bahwa masalah kompatibilitas program akan terselesaikan dengan opsi ini. 2 Bukalah Registry Editor jika Anda tidak dapat menjalankan berkas EXE. Jika Anda menerima pesan galat saat mencoba menjalankan berkas EXE, atau berkas tidak berjalan setelah diklik dua kali, Registry pada komputer Anda mungkin bermasalah. Menyunting Registry mungkin terdengar merepotkan, namun sebenarnya hanya memerlukan waktu beberapa menit.[1] Untuk membuka Registry Editor, tekan tombol Windows + R, lalu masukkan regedit. 3Masuklah ke direktori HKEY_CLASSES_ROOT\.exe dengan pohon navigasi di bagian kiri jendela. 4Klik kanan pada entri Default, lalu pilih Modify. Jendela baru akan terbuka. 5Di kolom Value Data, masukkan exefile. Untuk menyimpan perubahan, klik OK. 6Masuklah ke direktori HKEY_CLASSES_ROOT\exefile dengan pohon navigasi di bagian kiri jendela. 7Klik kanan pada entri Default, lalu pilih Modify. Jendela baru akan terbuka. 8Di kolom Value Data, masukkan "%1" %*. Untuk menyimpan perubahan, klik OK. 9Masuklah ke direktori HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open dengan pohon navigasi di bagian kiri jendela. 10Klik kanan pada entri Default, lalu pilih Modify. Jendela baru akan terbuka. 11Di kolom Value Data, masukkan "%1" %*. Untuk menyimpan perubahan, klik OK. 12Setelah menyunting ketiga entri di atas, tutup Registry Editor, lalu mulai ulang komputer. Kini, komputer Anda akan dapat membuka berkas EXE kembali. Sebaiknya, lacak masalah yang menyebabkan komputer tidak dapat membuka berkas EXE, misalnya karena virus atau infeksi malware, karena masalah tersebut mungkin kembali lagi di kemudian hari. Bacalah panduan untuk menemukan dan menghapus virus di internet. Iklan 1Pahami prosesnya. Berkas EXE tidak dirancang untuk Mac OS X, sehingga Anda harus menggunakan program tertentu untuk menjalankannya. Pasanglah "wine", yang menambahkan wrapper Windows pada berkas EXE, sehingga program dapat mengakses berkas Windows penting yang diperlukan. Untuk memasang Wine, Anda tidak memerlukan CD Windows. 2 Unduh dan pasang Xcode dari Mac App Store. Xcode adalah program pengembangan gratis yang harus Anda miliki untuk mengompilasi kode perangkat lunak. Anda tidak akan menggunakan Xcode langsung, namun program yang akan Anda pasang untuk membuka berkas EXE bergantung pada beberapa peralatan Xcode. Setelah selesai mengunduh Xcode, mulailah Xcode. Pilih Preferences > Downloads, lalu klik Install di sebelah Command Line Tools. 3Unduh MacPorts dari lalu pasang program tersebut di Mac Anda. MacPorts akan memudahkan proses kompilasi, dan akan digunakan untuk mengompilasi Wine. Klik tautan versi OS X yang Anda gunakan, lalu klik ganda berkas .pkg yang baru Anda unduh untuk memasang MacPorts. 4Bukalah Terminal dari direktori Utilities. Untuk menyesuaikan pengaturan MacPorts, Anda harus menggunakan Terminal. 5 Salin dan tempel perintah berikut ini ke jendela Terminal, lalu tekan Returnecho export PATH=/opt/local/bin/opt/local/sbin\$PATH$'\n'export MANPATH=/opt/local/man\$MANPATH sudo tee -a /etc/profile 6Masukkan kata sandi Administrator. Anda akan diminta memasukkan kata sandi sebelum perintah dijalankan. Saat Anda mengetikkan kata sandi, Anda tidak akan melihat kata sandi di layar. Setelah selesai, tekan Return. Jika akun Administrator di komputer tidak dilengkapi kata sandi, proses akan gagal. 7 Salin dan tempel perintah berikut, lalu tekan Enter untuk memberitahu MacPorts apakah komputer Anda merupakan komputer 64-bit atau bukanif [ `sysctl -n -eq 1 ] ; then echo "+universal" sudo tee -a /opt/local/etc/macports/ else echo "n/a"; fi 8 Masukkan perintah berikut ini ke jendela Terminal untuk menyetujui lisensi Xcode, sehingga Anda dapat melakukan kompilasi kode. Setelah itu, tutup dan buka kembali jendela Terminal. sudo xcodebuild -license 9 Setelah Anda membuka kembali jendela Terminal, masukkan perintah untuk memasang wine. Saat masukan Terminal aktif kembali, wine telah terpasang di komputer Anda. sudo port install wine 10Masuklah ke lokasi berkas EXE Anda dengan menggunakan perintah cd di Terminal. Anda harus membuka berkas EXE lewat Terminal. 11 Gunakan Wine untuk membuka berkas EXE. Masukkan perintah berikut untuk menjalankan berkas EXE yang ada di direktori aktif, dan gantikan fileName dengan nama berkas EXE wine 12 Gunakan program seperti biasa. Jika program merupakan berkas EXE biasa, Anda bisa menggunakan program seperti biasa, namun jika program merupakan berkas instalasi, Anda akan dapat memasang program layaknya memasang program di Windows. Tidak semua program dapat dijalankan dengan Wine. Untuk memeriksa daftar program yang kompatibel dengan Wine, kunjungi 13 Bukalah program yang sudah dipasang. Jika Anda menggunakan berkas EXE untuk memasang program, gunakan Wine untuk membuka program tersebut. Masukkan cd ~/.wine/drive_c/Program\ Files/ untuk membuka direktori instalasi program Wine. Masukkan ls untuk melihat daftar program terpasang, dan masukkan cd namaprogram untuk membuka direktori program. Jika direktori program memiliki spasi, gunakan \ sebelum spasi. Misalnya, untuk membuka direktori Microsoft Office, masukkan cd Microsoft\ Office. Masukkan ls kembali di direktori program untuk menemukan berkas EXE. Masukkan wine untuk menjalankan berkas. 14 Pasang pustaka Mono jika program bergantung pada pustaka .NET. Pustaka .NET banyak digunakan oleh program Windows, dan Mono merupakan pustaka pengganti bersumber terbuka yang dapat dipadankan dengan Wine. Anda hanya perlu memasang Mono jika program yang ingin Anda gunakan bergantung pada pustaka .NET.[2] Masukkan sudo port install winetricks di jendela Terminal, lalu tekan Return. Masukkan winetricks mono210 di jendela Terminal, lalu tekan Return untuk memasang Mono. Iklan 1 Unduh dan pasang 7-Zip. 7-Zip adalah program pengarsip bersumber terbuka yang dapat membuka berkas EXE sebagai berkas terkompresi, layaknya ZIP ataupun RAR. 7-Zip dapat digunakan untuk mengekstrak banyak, namun tidak semua, berkas EXE. Unduh 7-Zip dari 2 Klik kanan berkas EXE, lalu pilih 7-Zip → Open archive untuk membuka berkas EXE di 7-Zip Archive Explorer. Jika menu 7-Zip tidak muncul saat Anda mengeklik kanan berkas, bukalah 7-Zip dari menu Start, lalu pilih berkas EXE yang ingin Anda buka. 7-Zip tidak bisa membuka segala jenis berkas EXE. Anda akan menerima pesan galat saat membuka berkas EXE tertentu. Anda bisa mencoba program lain, seperti WinRAR, namun kemungkinan besar Anda tidak akan bisa membuka berkas EXE tersebut karena opsi kompilasinya tidak didukung. 3Pilih berkas yang ingin Anda ekstrak. Saat Anda membuka berkas EXE di 7-Zip, Anda akan melihat daftar berkas dan direktori dalam berkas EXE. Anda bisa mengeklik ganda direktori untuk melihat isinya. Anda juga bisa memilih beberapa berkas sekaligus dengan menekan Ctrl dan mengeklik setiap berkas yang ingin Anda pilih. 4Setelah memilih berkas, klik tombol Extract. Anda akan diminta memilih lokasi berkas, yang umumnya diatur ke lokasi yang sama dengan berkas EXE. KIAT PAKAR Luigi Oppido adalah Pemilik dan Operator Pleasure Point Computers di Santa Cruz, CA. Dia telah berpengalaman lebih dari 16 tahun di bidang reparasi komputer, pemulihan data, penghapusan virus, dan peningkatan kemampuan komputer. Dia membanggakan diri atas kemampuannya melayani konsumen dan penyajian harga yang transparan. Waspadai malware. Pastikan semua berkas EXE bisa Anda pindai. Berkas EXE bisa saja berbahaya, terutama jika Anda tidak tahu apa isinya, atau apakah hanya ada satu berkas dalam format EXE. Inilah mengapa sangat penting menyiapkan program antivirus untuk memindai berkas ini terlebih dahulu sebelum dijalankan. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Berikutcara MEMBUKA GPEDIT.MSC YANG DISABLE : ALT + R B V = melihat source code dalam Webpage; ALT + left Shift + press H = mengetahui info teknis yang ada dalam Blackberry Tutup Regedit.exe; Metode 03: Klik Start, Run dan ketikkan gpedit.msc; dan navigasikan seperti dibawah ini. Bagaimanakahcara membuka Dokumen Mail Merge yang sudah disimpan di suatu Drive ? -Dapat melihat Source Code-Modifikasi dan distribusi ulang source code-Memungkinkan tidak tergantung pada satu vendor-Tidak menggunakan format data yang proprietary-Memungkinkan integrasi antar produk-Mengurangi biaya lisensi software EXE (executable Sehingga untuk kerperluan server murah dan powerfull, Mac OS tidak direkomendasikan. Meskipun, anda tidak dapat melihat source code GUI interface Mac OS, anda tetap dapat melihat source code BSD yang ada didalamnya. Apple telah me-releasenya dengan nama kode Darwin. UNIX lainnya
Kalaumelihat source code aslinya dan menelusuri nama function, variable, dan pesan-pesan yang ditampilkan semuanya dalam bahasa Inggris, maka kemungkinan ini adalah virus luar. Namun sebenarnya, ini belum benar-benar source code asli, karena masih ada script yang dienkripsi.

1 Membuka source kode dari (*.exe, *.dll, *.cpl, *.ocx) 2. Merubah dan mengedit source secara langsung. 3. Memodifikasi secara langsung. Nah 3 itu merupakan pokok penting dari Resource Hacker. Kita ketahui dan kita pikir ? jika kita bisa membuka source dari software, berarti kita bisa membuat software itu juga hehehe.

Nah source code blog dapat dikatakan sebuah susunan kode HTML, Javascript, CSS, JQuerydan bahasa pemograman lain. Di kalangan Blogger seperti saya, melihat source code yang terdapat pada blog lain dapat berguna untuk mengambil kode yang mungkin saya perlukan untuk menyusun tampilan blog. .
  • x2u4iflzv4.pages.dev/194
  • x2u4iflzv4.pages.dev/250
  • x2u4iflzv4.pages.dev/74
  • x2u4iflzv4.pages.dev/399
  • x2u4iflzv4.pages.dev/102
  • x2u4iflzv4.pages.dev/428
  • x2u4iflzv4.pages.dev/423
  • x2u4iflzv4.pages.dev/279
  • cara melihat source code exe